Salah satu tahap yang mutlak dilakukan agar sebuah teks atau esai dapat dibaca serta dipahami dengan baik oleh tim penilai adalah melalui tahap proofread. Apa itu proofread? Proofread adalah proses peninjauan kembali sebuah teks dilihat dari aspek kebahasaan dan penulisannya. Tujuannya adalah guna mengecek kembali bahwa teks atau esai yang akan diserahkan sudah bebas dari kesalahan pengetikan, kesalahan ejaan, kesalahan grammar, atau kesalahan-kesalahan mendasar lainnya. Hal ini terutama ketika kita menulis bukan menggunakan bahasa pertama kita (Bahasa Indonesia). Seringkali, ada beberapa kesalahan minor yang kita lakukan namun cukup mengganggu kenyamanan penilai dalam membaca esai tersebut. Sehingga kita membutuhkan orang lain untuk mengecek kembali apakah esai yang kita tulis sudah cukup enak untuk dibaca. Tahapan proofread ini sendiri lumrah dilakukan di lingkungan akademisi. Bahkan,di beberapa jurnal, mereka mewajibkan para penulis untuk mem-proofread artikel mereka terlebih dahulu sebelum dikirim ke editor.
Translation – English Language
One step that is absolutely necessary so that a text or essay can be well read and understood by the assessment team is through the proofread. What is proofread? Proofread is the process of reviewing a text viewed from the aspect of language and writing. The aim is to double check that the text or essay to be submitted is free from typos, spelling mistakes, grammar errors, or other fundamental mistakes. This is especially when we write instead of using our first language (aiandonesian). Often, there are some minor mistakes that we make, but it is quite disturbing for the evaluator’s comfort in reading the essay. So we need someone else to check again whether the essay that we write is good enough to read. This proofread stage itself is common in the academic environment. In fact, in some journlas, they require writers to proofread their articles first before sending them to editors.
Source: http//uptbahasa.untan.ac.id/proofreading-editing/

Comments
Post a Comment